1 Pelaku Pengeroyokan di Taman Serasan Seandanan OKU SELATAN Ditangkap, 3 Lainnya Masih Diburu Polisi
OKU SELATAN, TRIBUNMURA — Aparat kepolisian berhasil mengamankan satu pelaku pengeroyokan bersenjata tajam yang terjadi di kawasan Taman Serasan Seandanan, Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Jumat (20/3/2026) malam. Pelaku berinisial AA (18) kini telah ditahan dan menjalani proses hukum.
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, tersangka diamankan setelah diserahkan langsung oleh pihak keluarga melalui kepala desa kepada kepolisian.
“Iya benar, satu pelaku sudah berhasil diamankan setelah diserahkan oleh pihak keluarga,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).
Tiga Pelaku Masih Buron
Meski satu pelaku telah diamankan, polisi masih memburu tiga pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Salah satunya merupakan pelaku dewasa yang diduga melakukan pembacokan menggunakan senjata tajam jenis parang.
Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengejaran hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap.
Korban Luka Berat Saat Melerai
Peristiwa pengeroyokan ini menyebabkan seorang pemuda berinisial BS (24) mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Muaradua.
Kejadian bermula saat korban berupaya melerai aksi kekerasan yang terjadi di kawasan taman kota. Namun, upaya tersebut justru membuat korban menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok pelaku.
“Dalam situasi tersebut, salah satu pelaku menggunakan senjata tajam dan menyerang korban hingga mengalami luka berat,” jelas Kapolres.
Pelaku Sempat Lukai Rekannya Sendiri
Dalam aksi yang berlangsung brutal tersebut, pelaku pembacokan juga dilaporkan sempat melukai rekannya sendiri akibat serangan membabi buta.
Setelah kejadian, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi.
Peran Masyarakat Bantu Pengungkapan
Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menganalisis sejumlah bukti. Hasilnya, identitas pelaku berhasil diketahui dalam waktu singkat.
Pendekatan persuasif melalui tokoh masyarakat pun membuahkan hasil, hingga akhirnya keluarga salah satu pelaku menyerahkan tersangka kepada pihak kepolisian.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk sinergi positif antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam menangani kasus kriminal.
Polisi Tegaskan Tak Toleransi Kekerasan
Kapolres OKU Selatan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan di ruang publik, terlebih di fasilitas umum seperti taman kota.
“Taman kota adalah ruang bersama. Kami pastikan seluruh pelaku akan diproses hukum tanpa pengecualian,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Aston L. Sinaga mengimbau para pelaku yang masih buron agar segera menyerahkan diri.
“Kami imbau pelaku lainnya untuk segera menyerahkan diri. Penindakan akan kami lakukan secara tegas,” pungkasnya.