Sosial bar 1

VIRAL, Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan


OKU Selatan, TRIBUNMURA — Seorang staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berinisial MS (38) ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan. Kematian korban diduga merupakan tindak pidana pembunuhan.

Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Sumatera Selatan, Putu Suryawan, menyampaikan bahwa dugaan pembunuhan menguat setelah adanya indikasi barang milik korban yang hilang dari lokasi kejadian.

“Dugaan adanya tindak pidana pembunuhan ini diperkuat dengan hilangnya handphone milik korban,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Barang Korban Hilang

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami hilangnya sejumlah barang berharga milik korban, termasuk satu unit handphone yang diduga dibawa pelaku.

“Untuk barang yang hilang masih dalam proses penyelidikan. Salah satu yang diduga hilang adalah handphone,” jelasnya.

Jasad Diautopsi di Palembang

Guna memastikan penyebab pasti kematian, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan untuk dilakukan autopsi.

“Hasil autopsi masih kita tunggu untuk memastikan penyebab kematian korban,” tambah Putu.

Ditemukan Setelah Dua Hari Tak Terlihat

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah tetangga merasa curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas selama dua hari.

Saksi kemudian mencoba melihat ke dalam rumah melalui celah jendela dan mendapati korban sudah tergeletak di lantai dengan kondisi mengenaskan.

“Korban ditemukan tergeletak dengan darah berceceran di dalam rumah,” ungkapnya.

Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Keluarga korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres OKU Selatan. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ditemukan, korban dipastikan telah meninggal dunia dengan kondisi luka serius di bagian leher.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tragis tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.