VIRAL, Usai Kritik Kasus OTT Bupati, Konten Kreator Bengkulu Selatan Mengaku Diteror
Bengkulu, TRIBUNMURA — Konten kreator asal Kabupaten Bengkulu Selatan, Apip Nurahman, mengaku mendapat teror dan ancaman dari seseorang setelah dirinya mengkritik kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat seorang kepala daerah beberapa waktu lalu.
Apip menyampaikan kritik tersebut melalui konten yang diunggah di media sosial. Dalam pernyataannya, ia menyoroti dugaan praktik pemberian fee proyek yang dinilai dapat berdampak pada kualitas pembangunan.
Menurut Apip, praktik semacam itu seharusnya tidak terjadi karena berpotensi merugikan masyarakat serta menurunkan kualitas hasil pembangunan.
Setelah menyampaikan kritik tersebut, Apip mengaku menerima ancaman dari pihak yang tidak dikenal.
Menanggapi hal itu, ia menyatakan akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan ancaman tersebut kepada pihak berwajib.
Apip berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan tersebut agar situasi tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menyampaikan pendapat secara terbuka.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan ancaman yang diterima oleh konten kreator tersebut.