Sosial bar 1

TOLONG KAMI PAK BUPATI! Enam Warga Muratara Terjebak di Kamboja, Minta Bantuan Pulang Sebelum 15 Mei 2026

​MURATARA, TRIBUNMURA – Sebuah video haru beredar di media sosial, memperlihatkan enam orang pria asal Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang saat ini terlantar di Kamboja. Dalam rekaman tersebut, mereka memohon bantuan kepada Gubernur Sumsel Herman Deru dan Bupati Muratara Devi Suhartoni agar bisa dipulangkan ke tanah air.

​Keenam warga ini mengaku sudah dua bulan berada di Kamboja dan kini mengalami kesulitan biaya untuk membeli tiket pulang. Kondisinya kian mendesak karena mereka hanya memiliki batas waktu hingga 15 Mei 2026 untuk keluar dari negara tersebut, atau berisiko menghadapi masalah hukum keimigrasian yang berat.

​Kepala BP3MI Sumsel, Waydinsyah, membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, kendala utama memang pada biaya tiket dan denda overstay yang mencapai 10 dolar AS per hari. "Pemerintah bisa membantu fasilitasi dokumen, namun untuk biaya tiket biasanya diharapkan bantuan dari keluarga atau Pemerintah Daerah," jelasnya.

​Fenomena warga Sumsel yang terlantar di Kamboja memang kerap terjadi, seringkali dipicu oleh janji pekerjaan yang tidak sesuai prosedur resmi. Waydinsyah mengimbau agar warga Muratara lebih waspada dan tidak mudah tergiur bekerja ke luar negeri tanpa jalur resmi.