MUSI BANYUASIN BERDUKA! Dipicu Obat Nyamuk Bakar, Ayah dan Anak di Babat Toman Tewas Terbakar di Dalam Rumah
MUSI BANYUASIN, TRIBUNMURA – Tragis nian nasib yang menimpa Jamiran (70) dan anaknya Mujahirin (30). Keduanya ditemukan meninggal dunia setelah pondok rumah kediamannya di wilayah Kecamatan Babat Toman, Muba, hangus terbakar hingga rata dengan tanah.
Kebakaran maut tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang sedang melintas untuk memancing. Warga dikagetkan melihat rumah korban sudah dalam kondisi hancur menyisakan puing-puing bangunan dan asap putih, yang kemudian langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kapolres Muba melalui Kapolsek Babat Toman, Iptu Faisal Muhammad, menjelaskan dugaan kuat penyebab kebakaran berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi keluarga:
Kebiasaan Korban: Almarhum Jamiran diketahui tinggal sendirian di pondok tersebut dan mempunyai kebiasaan tidur di dalam kelambu kasur dengan selalu menyalakan obat nyamuk bakar di dekatnya.
Pemicu Api: Indikasi awal sumber api diduga kuat berasal dari obat nyamuk bakar yang kemudian menyambar kain kelambu hingga kobaran api cepat membesar tanpa disadari korban.
Keluarga Ikhlas: Jasad kedua kurban langsung dievakuasi ke rumah sakit sebelum diserahkan ke pihak keluarga. Anak dan menantu almarhum menolak dilakukan autopsi dan ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah murni.
Saat ini kedua jenazah kurban sudah dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga di kampung halaman.
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un... Semoga almarhum bapak dan anak ini mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Jadike pelajaran berharga nian Lur buat kito galo, kalau pacak kurangi atau ekstra hati-hati nian kalau make obat nyamuk bakar di dalam kamar, apolagi kalau ado kelambu! 🙏😭🔥
#MubaUpdate #BabatToman #KebakaranMuba #ObatNyamukBakar #UpdateBerita #PolsekBabatToman #PolresMuba #InfoMuaraBeliti #TRIBUNMURA #SumselUpdate #MusibahKebakaran #WaspadaKebakaran