Sosial bar 1

DIDUGA PROYEK CETAK SAWAH DI 2 DESA DI KECAMATAN PAMPANGAN OKI TEGUK SOLAR SUBSIDI

 


PAMPANGAN, OKI TRIBUNMURA COM-//- Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi kembali mencuat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Kali ini, sorotan tertuju pada proyek pencetakan sawah di Desa Kandis, Kecamatan Pampangan.


Berdasarkan dokumentasi lapangan yang diterima redaksi TRIBUNMURA.COM pada Rabu, 28 Agustus 2026, terlihat sebuah alat berat jenis Excavator merk Kobelco warna hijau tosca sedang beroperasi di tengah lahan berlumpur yang akan dijadikan sawah.


Proyek yang seharusnya menggunakan solar industri non-subsidi ini, diduga kuat menggunakan solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil, nelayan dan petani.


"Alat berat seperti itu jelas butuh solar banyak. Kalau pakai solar subsidi, jelas merugikan negara dan masyarakat. Kami minta Polres OKI dan Pertamina turun cek," ujar sumber warga Desa Kandis yang enggan disebutkan namanya, Rabu (28/08/2026).


"Pantauan di lapangan, kondisi lahan masih sangat basah dan berlumpur, excavator terlihat sedang melakukan pengerukan. Tidak terlihat adanya drum atau tangki solar industri di lokasi, sehingga memunculkan dugaan kuat penggunaan solar subsidi yang didapat dari SPBU sekitar.


"Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek belum dapat dikonfirmasi. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait, termasuk Dinas Pertanian OKI dan Aparat Penegak Hukum.


Ketua IWO Indonesia Kabupaten OKI mengecam keras jika benar terjadi penyalahgunaan tersebut. "Ini tidak bisa dibiarkan. Solar subsidi untuk rakyat, bukan untuk proyek besar. Kami dari IWO Indonesia akan kawal kasus ini," tegasnya.


Foto: Dok. TRIBUNMURA.COM / IWO INDONESIA - Excavator Kobelco di Desa Kandis, Pampangan OKI, 28 Agustus 2026