Geger! Pedagang Pisang Molen di Pasar Inpres Lubuklinggau Ditvsuk Orang Tak Dikenal, Pelaku Kabur Berd4r4h-D4r4h!
LUBUKLINGGAU, TRIBUNMURA – Suasana ramai aktivitas jual beli di Pasar Inpres Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mendadak gempar dan mencekam pada Selasa (6/10/2026) pagi. Hal ini dipicu oleh aksi penganiayaan berat penusukan senjata tajam yang dialami oleh seorang pedagang pisang molen di tengah kerumunan pengunjung pasar.
Korban yang bersimbah darah di lokasi kejadian langsung dievakuasi oleh para pedagang dan warga sekitar menuju Rumah Sakit (RS) terdekat guna mendapatkan penanganan medis darurat.
Kronologi Peristiwa: Diserang Mencekam Saat Pasar Ramai, Pelaku Langsung Kabur
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di Tempat Kejadian Perkara (TKP), peristiwa berdarah tersebut terjadi secara tiba-tiba ketika korban tengah melayani pembeli di lapak dagangannya. Tanpa diduga, pelaku yang belum diketahui identitasnya datang mendekat dan mendadak melayangkan tusukan senjata tajam yang mengenai tubuh korban.
Sontak kejadian tersebut memicu kepanikan luar biasa di area Pasar Inpres Lubuklinggau. Memanfaatkan situasi kepanikan warga dan pedagang, pelaku penusukan dilaporkan langsung tancap gas melarikan diri meloloskan diri dari area pasar.
"Peristiwa penusukan terjadi selagi pasar sedang ramai aktivitas pagi. Korban pedagang molen mengalami luka tusuk serius dan langsung dilarikan warga ke rumah sakit. Pelaku langsung melarikan diri dari lokasi," ujar salah seorang warga di TKP, Selasa (6/10/2026).
Tim Macan Linggau Olah TKP & Buru Pelaku
Mendapat laporan insiden berdarah di kawasan pusat keramaian tersebut, jajaran Satreskrim Polres Lubuklinggau bersama Tim Macan Linggau dan Polsek setempat langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
Petugas kepolisian saat ini telah memasang garis polisi, menggelar olah TKP awal, mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi mata guna mengidentifikasi sosok pelaku dan membongkar motif di balik penyerangan tersebut. Pihak kepolisian menegaskan saat ini tengah melancarkan pengejaran intensif untuk menangkap pelaku penusukan.
