Sosial bar 1

Duda Juragan Tuak Asal Musi Rawas Berulah, Sedia Wanita Penghibur

 



LUBUKLINGGAU, TRIBUNMURA - Juragan Tuak bernama Yuli Mahara Puja Kesuma (44)  kembali ditangkap Polisi.

Senin 27 Mei 2024 ia dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari Lubuklinggau).

Pelimpahan dilakukan oleh Sat pol PP Kabupaten Musi Rawas yang berkas sudah dinyatakan lengkap (P21).

Duda yang merupakan warga Dusun III, Desa G1 Mataram, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas ini dilimpahkan berikut barang bukti satu ember tuak yang diterima langsung Kasi Pidum Kejari Lubuklinggau Belmento, SH.

Untuk selanjutnya ditunjuk JPU Kejari Lubuklinggau Akbari Darnawinsyah, SH  untuk melakukan persidangan tepiring (tindak pidana ringan).

Saat dikonfirmasi pihak kami, Senin 27 Mei 2024 Kasat Pol PP Kabupaten Mura Yudi Fahriansyah melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dedi Indawan menyampaikan bahwa Tersangka Yuli Mahara Puja Kesuma telah melakukan pengulangan tindak pidana dalam Peraturan Daerah Nomor 12  tahun 2026 tentang  Pencegahan dan Pemberantasan  Maksiat di Kabupaten Mura.

“Tersangka ini menjual minuman keras jenis tuak tanpa izin  dari pemerintah,” ucap Dedi.

Sebelumnya, kata Dedi, pada 3 April 2024 tersangka ditangkap dalam Operasi Pekat oleh Tim  Sabara Polres Mura  lalu dilimpahkan proses sidiknya ke PPNS Sat Pol PP dan melakukan persidangan Tepiring di PN Lubuklinggau.

“Sehingga saat melaksanakan sidang tepiring  tersangka diganjar majelis hakim  dengan saksi pidana 3 bulan penjara, tanpa menjalani penjara  dengan masa percobaan satu tahun,” jelas Dedi.

Ternyata baru 51 hari setelah sidang tipiring, tersangka kembali mengulangi perbuatannya. Masyarakat melaporkan tersangka masih menjual tuak  di rumah. 

Oleh sebab itu gabungan Anggota Polsek Tugumulyo dan  Kepala Desa mengamankan tersangka  tanpa perlawanan   Senin 27 Mei 2024 sekira pukul 11.30 WIB berikut barang bukti satu ember tuak.

Atas perintah JPU, tersangka langsung dibawa ke Kejari dan langsung dilakukan penahanan. Rabu depan tersangka akan kembali menjalani sidang tipiring   di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau.

Saat diinterogasi Polisi, tersangka menjual tuak 2 derigen dalam sehari di rumahnya Dusun III, Desa G 1 Mataram, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura.

Disamping itu, tersangka juga menyediakan wanita penghibur.

Maka Dedi menghimbau bagi masyarakat khususnya Kabupaten Mura jangan berani bisnis jual beli tuak.

Sebab itu melanggar Perda Nomor 12 Tahun 2016 dengan ancaman pidana.

Tersangka Yuli Mahara Puja Kesuma  mengakui ia menjual tuak karena ekonomi untuk menghidupi kedua anaknya. 

Yuli mengaku sudah 6 bulan menjalani bisnis ini  dan ia mengambil tuak yang sudah jadi di Kecamatan Purwodadi. Dalam satu ember isi 35 liter seharga Rp 120 ribu dan dijual kembali dengan harga Rp 240 ribu. (*)

No comments for "Duda Juragan Tuak Asal Musi Rawas Berulah, Sedia Wanita Penghibur"